Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

In PUISI

Senja yang Kau Bawa



Senja yang Kau Bawa
Bulir-bulir pilu
Menatap ke barat
Berangkat dari sepi yang menggelitik
Ombak pecah dihantam batu
Berdentum
Meredam lubang lubang nanar
Senandung dan gitarmu
Menutup celah celah peradabanku
"Kemesraan ini, janganlah cepat berlalu"

Senja yang Kau Bawa
di selatan Pulau Jawa
Membinasakan egoku
Berujung damai, dibuai cinta

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In PUISI

Karena Kita Masih Berselimut Kabut

pic source : pixabay.com
Orang bilang ini salah
Orang bilang ini benar
Mengombangambingkan
Menghiperbolakan keadaan
Kebodohan, kata mereka

Karena kita masih berselimut kabut
Jarak pandang yang sejengkal
Tidak bisa menjelaskan
Setajam apapun penglihatan
Intuisi diri yang saling bertarung
Saling meniadakan , mengadakan

Karena kita masih berselimut kabut
yang entah sampai kapan memperangkap
Kesucian dan kepolosan diri
Meraba arah menjejakkan langkah

Karena kita masih berselimut kabut
yang mengusik dan simbiosis
Masih terlalu idealis

Karena kita masih berselimut kabut
Mari bertemu kala surya
Menidurkan kabut dengan Embun




Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In PUISI

Karena Kamu adalah Sebuah Pertanyaan Sulit

Jika ada yang lebih selaras dari nada gamelan,
maka itulah yang aku dambakan.
Keselarasan atas apa yang ada dan seharusnya
Seperti matahari dan bulan.

Aku saja pun masih belajar
Bagaimana mengatakan iya ketika iya,
dan tidak ketika memang tidak.
dan untuk kesekian kali kau muncul
membuatku merenung, merutuk diri
Kali ini cermin itu datang kembali
Bak jahitan yang robek lagi
Sudah kubilang kan...aku benci berkaca
Konon katanya cermin itu menyeramkan
Tapi tetap,

Kau timpali lagi bayanganku
Menyiratkan bagaimana seharusnya,
bayangan itu berdiri
bagaimana bayangan itu tak lenyap dalam kegelapan

Taukah kau
Seberapa besarnya keinginan
yang seolah ingin merobohkan tembok  perisai diri sendiri
demi bisa meraih
apa yang tak sepantasnya diraih
jejeran yang tertinggi dari spektrum cahaya
Bisa bisikkan aku penyelesaiannya?

Iya,
karena kamu adalah sebuah pertanyaan sulit,
yang ingin aku jawab.
Ingin sekali .


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments